EnglishIndonesia

Berita Terkini

26
May

Konferensi Pers #DaruratSekolah Bersama Reza Rahadian

18194843_1389242207781647_5757103192972616620_n

Sudah bukan rahasia lagi bahwa kecintaan Reza Rahadian terhadap dunia peran tidak diragukan. Namun begitu, ada satu sisi dari Reza Rahadian yang membuatnya semakin menjadi idola: kecintaannya terhadap dunia pendidikan. Terbukti dia adalah duta YAPPIKA-ActionAid dan berbicara banyak soal #DaruratSekolah, seperti yang ia lakukan di Konferensi Pers pada tanggal 2 Mei 2017, berlokasi di Hong Kong Cafe, Sarinah.

Bersama Hendrik Rosdinar selaku Manager Program YAPPIKA-ActionAid, Reza menyebutkan bahwa 18,6 persen ruang kelas sekolah dasar (SD) dan 16,62 persen ruang kelas sekolah menengah pertama (SMP) di Indonesia yang rusak. Setidaknya ada 6,6 juta anak yang terancam bahaya karena belajar di ruang kelas yang rusak dan bisa roboh kapan saja. Sejak 2014 tercatat 105 anak mengalami luka dan empat anak menjadi korban jiwa.

Belum lagi, pemerintah masih lalai dalam mengawasi perbaikan gedung sekolah. Hal ini dibuktikan dalam empat bulan terakhir, SDN Paku Alam di Kota Tanggerang Selatan, SDN Cangkring II di Kabupaten Indramayu, dan SDN Ciptamargi 2 di Kabupaten Karawang, kembali roboh. Padahal, gedung sekolah tersebut diperbaiki kurang dari lima tahun yang lalu.

Untuk mengatasi hal ini, YAPPIKA-ActionAid mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam kampanye #DaruratSekolah, melalui website www.daruratsekolah.com