EnglishIndonesia

Karir

13
Sep

Lowongan : DATA ASSISTANT RISET BASELINE PENDIDIKAN DASAR Program Promoting Civil Society-led Initiatives for Inclusive and Quality Education in Indonesia (Pro-InQluEd)

Pendahuluan

 

YAPPIKA-ActionAid (YAA) menjadi lead organisasi dalam pengelolaan Program Promosi Prakarsa Masyarakat Sipil untuk Pendidikan Inklusif dan Berkualitas di Indonesia (Promoting Civil Society-led Initiatives for Inclusive and Quality Education in Indonesia). Dalam program ini YAA bermitra dengan 3 organisasi lokal, yaitu GEMAWAN di Kabupaten Sambas, SOLUD di Kabupaten BIMA, dan Yayasan Bahtera di Kabupaten Sumba Barat. Dan mendapatkan dukungan dari European Union (EU).

 

Program ini bertujuan untuk mempromosikan tata kelola dan akuntabilitas yang baik di sektor pendidikan di Indonesia, sejalan dengan pencapaian indikator #4 dari Sustainable Development Goals (SDGs) melalui keterlibatan masyarakat sipil yang aktif dalam proses pembangunan publik. Sementara tujuan khususnya adalah untuk memperkuat dan meningkatnya kerjasama antara organisasi masyarakat sipil dengan Pemerintah Daerah untuk secara efektif mengimplementasikan inisiatif untuk terwujudnya pendidikan inklusif dan berkualitas di 3 kabupaten, yaitu: (1) Kabupaten Sambas (Kalimantan Barat); (2) Kabupaten Bima (Nusa Tenggaran Barat), dan (3) Kabupaten Sumba Barat (Nusa Tenggara Timur). Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat untuk 151.100 anak usia sekolah dasar dari kelompok miskin dan terpinggirkan, termasuk anak penyandang disabilitas dan putus sekolah melalui penguatan tata kelola dan akuntabilitas bidang pendidikan di 3 kabupaten.

Program ini akan melakukan kerja-kerja advokasi yang fokus untuk mempengaruhi dan memantau proses perencanaan dan penganggaran sektor pendidikan (infrastruktur, beasiswa, dan isu-isu lain seperti kualitas guru), memperbaiki tata kelola anggaran infrastruktur pendidikan, monitoring pelaksanaan Kartu Indonesia Pintar (KIP) termasuk penggunaannya secara layak oleh keluarga, serta aktif melacak anak-anak putus sekolah dari keluarga miskin untuk kembali bersekolah.

 

Dengan demikian, ada kebutuhan untuk mendapatkan data yang lebih akurat serta melakukan advokasi berbasis bukti, maka akan didahului dengan agenda riset atau penelitian. Salah satu riset yang dipandang penting adalah mengenai status tentang empat aspek pendidikan yaitu anggaran pendidikan dan belanja pendidikan, tata kelola dana infrastruktur sekolah, Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) dan kepatuhannya terhadap Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan, implementasi dan cakupan Kartu Indonesia Pintar/KIP, serta data lain yang terkait aspek pendidikan dasar. Data terkait aspek pendidikan dasar tersebut adalah jumlah anak putus sekolah, jumlah anak usia pendidikan dasar yang difabel, status keaktifan komite sekolah, status unit penanganan pengaduan pelayanan publik di tingkat kabupaten khususnya untuk layanan pendidikan dasar, kebijakan di tingkat nasional dan kabupaten, serta adanya organisasi masyarakat sipil, komunitas sekolah, maupun multipihak yang mengusung isu pendidikan dasar di level kabupaten.

 

Riset baseline dan TAKOLA  ini bertujuan untuk menghimpun informasi dasar sebelum Program Promosi Prakarsa Masyarakat Sipil untuk Pendidikan Inklusif dan Berkualitas di Indonesia dimulai. Data ini kemudian digunakan sebagai pembanding untuk memperkirakan dampak program setelah berakhirnya periode implementasi program.

Tujuan Baseline Riset Pendidikan Dasar dan TAKOLA

Berikut ini keluaran yang diharapkan dari riset pendidikan dasar meliputi:

  1. Menghimpun berbagai informasi dasar terkait program dari tiga wilayah program, yaitu Kabupaten Sambas, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Sumba Barat.
  2. Menjadi instrumen pembanding antara kondisi target sasaran sebelum dan setelah program dilaksanakan berdasarkan indikator di dokumen project logframe.

Berikut ini keluaran yang diharapkan dari riset TAKOLA meliputi:

  1. Mendapatkan informasi sejauhmana pengelolaan dana infrastruktur pendidikan di tingkat sekolah dan daerah.
  2. Mendapatkan masukan untuk perbaikan tata kelola dana rehabilitasi sekolah agar tepat sasaran terutama dalam hal penyediaan sarana yang inklusif.

Lingkup Pekerjaan

Data Assistant Program Pro-InQluEd terpilih akan melaksanakan pekerjaan:

  1. Berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembekalan tim Data Assistant Program Pro-InQluEd.
  2. Melakukan proses data cleaning dan coding untuk riset baseline dan TAKOLA sesuai dengan format/template yang telah disusun oleh tim Program Pro-InQluEd.
  3. Merekam dan membuat catatan pengumpulan data dari wawancara dengan stakeholder Kementerian/Lembaga yang difasilitasi oleh tim Program Pro-InQluEd.
  4. Melakukan proses verifikasi data yang telah dikumpulkan oleh enumerator data riset baseline dan TAKOLA.
  5. Melakukan tugas lainnya yang relevan dengan kegiatan analisis data riset baseline pendidikan dasar.

 

Keluaran Pekerjaan

Data assistant diharuskan menyerahkan hasil kerja sebagai berikut:

  1. Menyelesaikan seluruh proses data cleaning dan coding untuk riset baseline dan TAKOLA dan telah diverifikasi oleh tim Program Pro-InQluEd. Lembar pengisian data kuesioner yang telah diisi dan dilengkapi mengikuti ketentuan instrumen riset baseline pendidikan dasar.
  2. Catatan rekaman audio proses pengumpulan data, data responden, dan foto kegiatan interview dengan stakeholder Kementerian/Lembaga yang difasilitasi oleh tim Program Pro-InQluEd..
  3. Laporan rekapitulasi hasil verifikasi data yang dikumpulkan oleh enumerator data riset Baseline dan TAKOLA.

 

Kualifikasi

Kualifikasi yang dibutuhkan untuk Data assistant meliputi:

  1. Minimal mahasiswa S1/D3 dari semua jurusan yang relevan dalam bidang pendidikan, studi pembangunan, ilmu sosial dan antropologi, dan kebijakan publik.
  2. Mampu menggunakan komputer (MS Word/Excel).
  3. Memiliki kemampuan dalam merekam atau sebagai notulen riset aksi.

Submit Dokumen

Pelamar data assistant diharapkan mengirimkan dokumen:

    1. Surat Ketertarikan dan Ketersediaan (Cover Letter Confirming Interest and Availability)
    2. CV
    3. KTP atau Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)

Paling lambat tanggal 21 September 2018 ke:

E-mail: intan.dewi@yappika-actionaid.or.id cc. akbar.ali@yappika-actionaid.or.id