Mengapa Kami Menggalang Dana Untuk Gaza?

Berikut adalah pertanyaan dan jawaban yang sering ditanyakan mengenai keputusan kami untuk ikut menggalang dana bagi warga penyintas di Gaza


Apa dampak kekerasan terhadap komunitas Palestina?

 

Peningkatan kekerasan terbaru ini telah membuat perempuan dan anak-anak paling berisiko. Lebih dari 3.200 warga Palestina tetap terlantar, banyak yang kembali ke rumah yang rusak, sekolah dan pusat kesehatan hancur, dan rumah sakit kewalahan.

 

Mitra lokal kami di Gaza melakukan penilaian kebutuhan selama akhir pekan. Gencatan senjata itu melegakan, tetapi para keluarga tetap takut dengan kekerasan lebih lanjut dan ketidakpastian masa depan mereka.

 

Orang-orang trauma, terutama perempuan dan anak-anak. Kami berbicara kepada para perempuan yang belum pulih dari rasa takut dan kehilangan akibat konflik 2014, sekarang mereka semakin trauma dan takut akan masa depan mereka.

 

Orang-orang melihat rumah mereka hancur atau rusak, mereka melarikan diri tanpa membawa apa-apa ke tempat penampungan. Banyak yang kehilangan segalanya. Mereka tidak memiliki kasur, tidak ada selimut, tidak ada peralatan dapur untuk memasak dan menyiapkan makanan. Juga ada kesulitan besar untuk mengakses air minum bersih.

 

 

Bantuan dan dukungan apa yang akan dibutuhkan untuk mendukung komunitas Palestina setelah kekerasan ini?

 

Saat ini, kebutuhan mendesak adalah tempat tinggal, makanan, barang-barang rumah tangga dan barang-barang penting seperti pakaian, selimut, perlengkapan kebersihan dan popok.

 

Orang-orang yang terlantar akibat serangan udara, berlindung di gedung-gedung padat penduduk, seperti sekolah. Ada risiko besar infeksi COVID-19 meningkat. Sebelum terjadi serangan, jumlah kasus positif meningkat dan warga Palestina ditolak untuk akses vaksin. Padahal akses vaksin, Alat Pelindung Diri (APD), dan informasi kesehatan masyarakat tentang cara mencegah penyebaran COVID-19, sangat penting.

 

Bekerja dengan mitra organisasi lokal, ActionAid pada awalnya ingin menjangkau hampir 2.000 keluarga yang sangat membutuhkan dukungan, termasuk makanan, Alat Pelindung Diri (APD), dan barang-barang penting seperti perlengkapan kebersihan, pakaian, selimut, kasur, dan popok. Kami juga memiliki rencana untuk membeli obat-obatan dan menyediakan bahan bakar untuk generator dan klinik keliling.

 

Fokus utama dari kami adalah memberikan dukungan konseling psikososial bagi perempuan dan anak-anak yang mengalami trauma akibat serangan tersebut. Keluarga hidup dengan tingkat ketakutan dan ketidakpastian yang tinggi. Kami berbicara kepada para perempuan yang belum pulih dari rasa takut dan kehilangan akibat konflik 2014, sekarang mereka semakin trauma dan takut akan masa depan mereka.

 

Sampai akar penyebab kekerasan ditangani, tidak akan ada perdamaian abadi dan pemulihan yang nyata. Komunitas internasional harus bekerja untuk solusi jangka panjang yang adil dan mencakup pengakhiran pendudukan Israel atas Palestina dan blokade yang melumpuhkan Gaza dan mengakui hak rakyat Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri.

 

Bagaimana kekerasan mempengaruhi kapasitas kami dalam bekerja? Apakah ada infrastruktur penting yang terpengaruh atau menjadi target?

 

Syukurlah semua staf kami aman untuk saat ini. Tetapi mereka terpengaruh secara psikologis, dan beberapa kehilangan teman dan keluarga.

 

Setiap jalan di Gaza rusak, gedung-gedung bertingkat dan blok perumahan telah terdampak. Ini akan meningkatkan penderitaan dan kemiskinan rakyat.

 

Karena meningkatnya kekerasan baru-baru ini, kami harus menghentikan program kerja kami yang lain, yang mencakup dukungan beberapa keluarga yang paling rentan dan terpinggirkan di Gaza, menyediakan pembangunan ketahanan krisis, dan bekerja bersama organisasi perempuan lokal untuk menyediakan 'ruang aman' di mana perempuan dapat mengakses dukungan hukum, konseling dan pelatihan keterampilan. Kami akan melanjutkan kegiatan ini segera setelah situasi relatif aman.

 

Pemboman sistematis terhadap tempat tinggal dan infrastruktur penting telah membuat orang Palestina tidak memiliki akses ke layanan dasar. Karena banyak yang telah dirusak setelah 14 tahun blokade ilegal yang diberlakukan terhadap penduduk Gaza. 80-85% penduduk di Gaza bergantung pada bantuan kemanusiaan.

 

Sekarang kami meningkatkan semua upaya dengan mitra lokal untuk segera tanggap darurat, termasuk bekerja dengan organisasi mitra lokal. ActionAid berencana ingin menjangkau 2.000 keluarga yang sangat membutuhkan dukungan, termasuk makanan, Alat Pelindung Diri (APD), barang-barang penting seperti perlengkapan kebersihan, pakaian, selimut, kasur, dan popok.

 

Ada banyak hal yang harus dilakukan untuk mendukung para keluarga terdampak agar pulih dan bangun kembali dari tragedi ini. Selain itu akar penyebab kekerasan perlu segera diatasi dan peningkatan upaya menuju solusi jangka panjang yang adil bagi rakyat Palestina.

 

Sangat penting agar gencatan senjata ini berlaku, dan bahwa bantuan kemanusiaan dapat sampai ke yang paling rentan, terutama perempuan dan anak-anak yang paling terpukul. Upaya pembangunan kembali akan terus dilakukan untuk beberapa waktu ke depan.

 

YAPPIKA-ActionAid menjalankan seruan krisis Gaza untuk mendukung upaya bantuan dan pemulihan. Kami bekerja untuk komunitas yang paling terdampak di Jalur Gaza. Kami berterima kasih atas dukungan dan solidaritas yang ditunjukkan pada saat kritis ini sehingga kebutuhan kemanusiaan yang paling mendesak dapat terpenuhi, khususnya yang mempengaruhi perempuan dan anak-anak. 


Bantu Masyarakat Gaza Bangkit kembali.

Donasi sekarang

Tag :