Perpanjangan Pengumuman Evaluasi Independen Pro-InQluEd

PERPANJANGAN PENGUMUMAN

Evaluasi Independen

Program Promoting Civil Society-led Initiatives 

for Inclusive and Quality Education in Indonesia (Pro-InQluEd)



1. Latar Belakang 

YAPPIKA-ActionAid mengelola program Promoting Civil Society-led Initiative for Inclusive and Quality Education in Indonesia (Pro-InQluEd) yang didanai oleh European Union (EU). Dalam program ini bermitra dengan 3 organisasi, yaitu Lembaga Gemawan di Kabupaten Sambas, Perkumpulan SOLUD di Kabupaten Bima, dan Yayasan Bahtera di Kabupaten Sumba Barat. 

Program ini bertujuan untuk mempromosikan tata kelola dan akuntabilitas yang baik di sektor pendidikan di Indonesia, sejalan dengan pencapaian indikator #4 dari Sustainable Development Goals (SDGs) melalui keterlibatan masyarakat sipil yang aktif dalam proses pembangunan publik. Pada level outcome proyek ini bertujuan untuk memperkuat dan meningkatnya kerja sama antara organisasi masyarakat sipil (Civil Society Organization – CSO) dengan Pemerintah Daerah (Local Authorities) untuk secara efektif mengimplementasikan inisiatif untuk terwujudnya pendidikan inklusif dan berkualitas di 3 kabupaten.

Untuk mencapai outcome tersebut, program ini akan fokus kepada 4 (empat) output utama, yaitu: (1) menguatnya kapasitas CSO (organisasi dan teknis) untuk berpartisipasi aktif dalam tata kelola Pemerintah Daerah (Pemda) dan mempengaruhi kebijakan pendidikan dasar sehingga lebih progresif, berkualitas dan inklusif; (2) menguatnya kapasitas komunitas sekolah untuk berpartisipasi dalam proses tata kelola pemerintahan daerah dan melakukan pemantauan anggaran Pemda untuk pendidikan dasar dan penyediaan pelayanan perlindungan hak-hak pendidikan; (3) meningkatnya kerja sama antara masyarakat sipil, Pemda dan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) untuk meningkatkan pengawasan terhadap akses dan kualitas pendidikan dasar; dan (4) meningkatnya kerja sama antara CSO dan media dalam advokasi dan kampanye untuk meningkatkan kesadaran mengenai pendidikan dasar.

Program ini telah berakhir periode implementasi di 3 kabupaten, sehingga ada kebutuhan untuk melakukan evaluasi akhir dari pihak eksternal terhadap pelaksanaan Program Pro-InQluEd sebagai upaya melacak capaian program untuk tujuan akuntabilitas dan pembelajaran, memberikan bukti terhadap dampak dari kerja-kerja yang dilakukan, dan mendapatkan umpan balik untuk pelaksanaan program seperti ini ke depannya.


?

2. Tujuan, Ruang Lingkup dan Pengguna Evaluasi

Tujuan pertama dari evaluasi independen ini adalah untuk memberikan evaluasi yang komprehensif terhadap manajemen program dan proses implementasi yang dilakukan oleh YAPPIKA-ActionAid dan mitra pelaksana di 3 (tiga) kabupaten; khususnya tentang bagaimana program dapat memenuhi tujuan, hasil dan keluaran yang telah disepakati. Tujuan kedua adalah untuk menganalisis dan mendokumentasikan tantangan yang dihadapi, pembelajaran dan, praktik terbaik yang dihasilkan. Last but not least, evaluasi ini juga bertujuan untuk memahami efisiensi dan efektivitas hibah dan dukungan teknis YAPPIKA-ActionAid yang diberikan kepada mitra pelaksana selama masa durasi program.

Evaluasi akan mencakup berbagai komponen seperti hasil, keluaran, dan kegiatan sebagaimana tercermin dalam dokumen program. Pengguna temuan dan rekomendasi dari evaluasi ini YAPPIKA-ActionAid dan European Union. Pengguna potensial lainnya mitra pelaksana program dan pemangku kepentingan terkait sebagaimana diperlukan.


3. Metodologi

Evaluasi akan didasarkan pada pendekatan partisipatif, yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan utama yang dipilih. Evaluasi akan menggunakan sumber data primer dan sekunder untuk menyelidiki kemajuan dan untuk menghasilkan bukti yang mendukung temuan. Secara keseluruhan, pendekatan evaluasi harus mempertimbangkan faktor-faktor seperti relevansi, koherensi, efektivitas, efisiensi, keberlanjutan dan dampak. Sedapat mungkin, data kuantitatif dan kualitatif akan dikumpulkan, divalidasi, ditriangulasi dan dianalisis. Proses evaluasi akan mencakup tinjauan pustaka, wawancara dan observasi. Metodologi yang diusulkan tidak tetap, namun, dan dapat disesuaikan oleh Evaluator jika dianggap perlu, sesuai dengan ruang lingkup dan tujuan evaluasi dan berkonsultasi dengan tim YAPPIKA-ActionAid.


4. Kriteria Evaluasi dan Usulan Pertanyaan Kunci

4.1. Relevansi dan nilai untuk strategi organisasi dan pernyataan misi 

Sejauh mana desain program memperhitungkan kebutuhan penerima manfaat dan pemangku kepentingan?

4.2. Validitas dan relevansi desain. Keselarasan tujuan, hasil, keluaran dan kegiatan

4.3. Pencapaian dan efektivitas proyek

4.4. Efisiensi penggunaan sumber daya

4.5. Efektivitas pengelolaan hibah; dan

4.6. Orientasi dampak dan keberlanjutan dalam relevansinya dengan kelompok sasaran





5. Tanggung Jawab dan Hasil Kerja Evaluator 

5.1. Tanggung Jawab Utama

5.1.1. Desain, perencanaan dan pelaksanaan evaluasi dan penulisan laporan evaluasi, menggunakan pendekatan yang disepakati oleh YAPPIKA-ActionAid dan untuk pengiriman sesuai dengan spesifikasi dan waktu 

5.1.2. Berkonsultasi dan bekerja sama, sesuai kebutuhan, dengan YAPPIKA-ActionAid, pemangku kepentingan, dan mitra untuk memastikan hasil yang memuaskan

 

5.2. Hasil Utama

5.2.1. Laporan Awal dengan Metodologi

Laporan pendahuluan harus merinci pemahaman evaluator tentang apa yang sedang dievaluasi dan mengapa, menunjukkan bagaimana setiap pertanyaan evaluasi akan dijawab dengan cara: metode yang diusulkan; sumber data yang diusulkan; dan prosedur pengumpulan data. Laporan awal juga harus mencakup matriks kerangka evaluasi, daftar pemangku kepentingan, alat/panduan wawancara yang diusulkan, jadwal tugas yang diusulkan, kegiatan, hasil, dan garis besar laporan akhir.

5.2.2. Draf Laporan Evaluasi

Evaluator akan menyerahkan draft laporan evaluasi kepada YAPPIKA-ActionAid. Rekomendasi, pembelajaran, dan praktik baik yang muncul harus didokumentasikan dalam draf laporan evaluasi.

5.2.3. Penyajian Draf Laporan

Sebuah presentasi harus disiapkan untuk YAPPIKA-ActionAid pada draft laporan.

5.2.4. Laporan Evaluasi Akhir

Untuk diserahkan ke YAPPIKA-ActionAid sesuai garis besar laporan dan timeline. Laporan juga harus, mencakup rekomendasi spesifik dan rinci oleh Evaluator berdasarkan analisis informasi yang diperoleh. Laporan tersebut juga harus mencakup bagian khusus tentang pembelajaran dan praktik baik yang relevan untuk kinerja dan penyampaian yang lebih baik untuk proyek masa depan atau yang dapat direplikasi atau yang harus dihindari.


6. Tim Evaluator

Evaluasi dapat dilakukan oleh personal atau dapat membentuk tim yang disesuaikan dan didiskusikan sesuai kebijakan program YAPPIKA-ActionAid


?

7. Kriteria Pengajuan Proposal

Rancangan evaluasi yang diusulkan harus mempertimbangkan protokol kesehatan Covid-19 dan metode alternatif pengumpulan data selama periode pembatasan pergerakan. Proposal setidaknya harus memuat informasi berikut:

7.1. Metodologi dan pendekatan yang diusulkan untuk desain evaluasi

7.2. Jika ada Tim, maka diusulkan komposisi tim yang diusulkan (dengan jelas menyatakan peran dan tanggung jawab setiap anggota tim)

7.3. Proposal keuangan untuk melakukan evaluasi, lengkap dengan rincian jam kerja atau hari yang diperlukan untuk melakukan setiap tahap persiapan, pengembangan alat pengumpulan data, pengumpulan dan analisis data, kunjungan lapangan/perjalanan, penulisan laporan, dan presentasi

7.4. Workplan, rincian aktivitas monitoring dan evaluasi yang akan dilaksanakan

7.5. Curriculum Vitae terbaru, menyoroti pengalaman dan keterampilan terkait dengan lingkup pekerjaan yang dibutuhkan

7.6. Contoh laporan evaluasi sebelumnya


8. Persyaratan Penting

8.1. Pengalaman minimal 3 tahun melakukan monitoring dan evaluasi program pembangunan di daerah-daerah di Indonesia, khususnya dalam melaksanakan metodologi evaluasi yang ketat

8.2. Penelitian yang dapat dibuktikan dan keterampilan analitis yang kuat

8.3. Pengetahuan yang kuat tentang pendidikan inklusif, advokasi, pengembangan organisasi dan pemberdayaan masyarakat

8.4. Keterampilan interpersonal yang kuat dalam lingkungan multikultural, berpengalaman dalam melibatkan masyarakat dan stakeholder (pemerintah, CSO, Media, Akademisi) di tingkat subnasional


9. Pengajuan Aplikasi

Konsultan yang berminat dapat mengirimkan proposal (termasuk CV terbaru termasuk anggota tim, anggaran, dan contoh laporan evaluasi sebelumnya) melalui tautan email kepada:

sari.wijaya@yappika-actionaid.or.id dan Cc kepada rokhmad.munawir@yappika-actionaid.or.id dan hendrik.rosdinar@yappika-actionaid.or.id 

Aplikasi pengiriman diperpanjang sampai dengan 10 Oktober 2021 pukul 23 :58 waktu Jakarta. Hanya kandidat terpilih yang akan dihubungi.


Tag :