EnglishIndonesia
Ade dari Sekolah di Atas Perbukitan
25
Apr

Ade Ramdhani, sesekali dengan tersipu malu, mencoba menjawab pertanyaan dari Pak Guru. Saat itu sedang pelajaran Matematika, dan tangannya yang kecil mencoba menulis mengikuti tiap kata yang dilontarkan sesosok pria di hadapannya. Di dalam kelasnya yang berdebu, temboknya yang berlumut, dan atapnya yang bolong, Ade—begitu sapaan akrabnya—tetap semangat belajar, meski tidak tahu bahwa ancaman kelas yang rubuh bisa menimpanya kapan saja.

Bagi Ade, sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat bermain bersama teman-teman sebayanya. Dia tidak peduli akankah besok masih bisa belajar atau tidak, akankah besok kelasnya masih ada atau tinggal puing semata. Meski begitu, kita jangan sampai menutup mata. Gedung SDN Citasuk memang terbilang cukup tua, karena berdiri semenjak tahun 1975. Dengan usia gedung yang begitu tua, retak, bolong, serta lumut di dinding menjadi pemandangan yang biasa bagi Ade dan teman-temannya saat belajar.

Untuk warga yang belum pernah ke SDN ini, perjalanan untuk sampai ke lokasi SDN Citasuk pun terhitung cukup sulit dan harus melewati beberapa perkampungan, diantaranya Kampung wangun, Tarikolot, Wangun Cipurut dan juga Pakis. Bangunan sekolah itu berada di atas daerah perbukitan yang memiliki jalan menanjak dan sempit. Kondisi akses jalannya hanya dapat dilalui oleh satu buah kendaraan roda empat.

Sekilas, bangunan sekolah SD tersebut tidak tampak janggal, sebab cat bagian depannya memang masih baik kondisinya. Namun saat masuk ke dalam ruang kelas, tampak beberapa bagiannya sudah rusak. Plafon yang sudah bolong, atap yang bocor hingga dinding bagian belakang kelas yang sudah nyaris ambruk.

Ade tentu bukan satu-satunya anak yang harus menghadapi resiko tertimpa langit-langit dikarenakan kondisi infrastruktur yang berbahaya. Masih banyak teman-temannya di SDN Citasuk, bahkan di sekolah-sekolah lain di penjuru Indonesia, yang butuh uluran tanganmu, karena #SekolahAman adalah hak mereka sebagai calon penerus bangsa.

Yuk saatnya kita bergerak bersama. Klik https://yappika-actionaid.or.id/campaign/sekolahaman/donasi sekarang juga.