EnglishIndonesia
Asri, Si Cerdas Yang Tergusur karena Kelas Roboh
25
Aug

asri

Asri Amalia (12), siswa kelas 6 di SDN Sukabares, Kabupaten Serang, Banten adalah anak yang cerdas dan berprestasi. Asri selalu mendapatkan peringkat di 5 besar dan pernah menjadi juara 3 lomba kolase se-Kecamatan Waringin Kurung. Sayangnya, Asri harus tergusur dari kelasnya yang beberapa waktu lalu roboh. Beruntung saat itu Asri dan teman-teman sekelasnya sudah pulang ke rumah.

Asri tinggal di kampung Kasubuhan yang sebenarnya lumayan jauh dengan sekolah. Terkadang, Asri diantar menggunakan motor oleh ayahnya yang bekerja sebagai wiraswasta, tetapi kadang Asri juga harus berjalan kaki menuju sekolah.

Sambil melihat kembali ruang kelasnya yang kini hampir tanpa atap sama sekali, Asri menceritakan bagaimana perasaannya saat belajar di kelas itu dulu. “Ngeri! Takutnya kenapa-kenapa, takut ada yang nimpahin. Soalnya kalo hujan, besi-besinya itu udah pada bunyi mau jatuh. Atapnya juga pernah jatuh, tapi Alhamdulillah gak ada yang terluka.”

Ketika hujan datang, Asri pun tidak bisa belajar nyaman karena ruang kelasnya yang dulu bocor. “Belajarnya di tempat yang tidak bocor, jadi digeser-geserin meja dan kursinya.”

Kini, Asri harus belajar di gudang sekolah bersama dengan berbagai barang. Asri dan teman-teman sekelasnya pun harus menggunakan meja pingpong sebagai tempat belajar.

Harapan Asri sebenarnya sederhana, “Saya ingin sekolahnya dibangun, dibagusin biar gak keganggu lagi belajarnya.”
Patut disayangkan bahwa Pemerintah Kabupaten Serang belum juga bertindak. Pemerintah Kabupaten Serang justru membiarkan sengketa yang dialami SDN Sukabares dengan Kepala Desa setempat yang membuat alokasi perbaikan yang sebenarnya untuk SDN Sukabares pada tahun 2014 dialihkan ke sekolah lain.

Yuk bantu YAPPIKA-ActionAid mendorong Pemerintah Kabupaten Serang untuk bertindak, agar harapan Asri bisa menjadi kenyataan: bisa belajar dengan aman dan nyaman!