RRI - Mayday 2026, Aliansi Perempuan Angkat Isu Hak Pekerja Perempuan

Diterbitkan pada Selasa, 05 Mei 2026

RRI.CO.ID, Jakarta - Aksi damai Aliansi Perempuan Indonesia tengah berlangsung di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Jumat, 1 Mei 2026. Sekitar 150 peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan berjalan kaki dari Dukuh Atas menuju titik aksi utama.

Perwakilan Komunitas Perempuan Mahardika Nisyu menyampaikan aksi Mayday 2026 menyoroti hak-hak perempuan pekerja yang masih bermasalah. Ia mengatakan banyak perempuan pekerja masih bergelut dengan isu upah layak dan kondisi kerja belum ramah.

“Yang mana masih banyak banget bergelut dengan isu-isu upah layak, kerja layak, situasi kerja yang masih tidak ramah dengan perempuan. Masih terjadi juga ke teman-teman perempuan karena kan sering dipandang sebagai pencari nafkah tambahan ya,” ujarnya kepada RRI.CO.ID di kawasan Dukuh Atas sebelum aksi damai, Jumat, 1 Mei 2026.

Menurutnya situasi kerja yang tidak ramah perempuan masih terjadi karena mereka kerap dipandang hanya sebagai pencari nafkah tambahan. Pandangan tersebut membuat persoalan ketenagakerjaan perempuan terus berulang dari tahun ke tahun tanpa perubahan signifikan.

Ia menilai masih terdapat kesenjangan besar antara pekerja perempuan dan laki-laki dalam berbagai aspek pekerjaan dan perlindungan. Selain itu kesulitan khas yang dialami perempuan pekerja kerap belum diakomodasi perusahaan sehingga memperburuk kondisi kerja mereka.


Artikel ini telah tayang di RRI ditulis oleh Anisa Putri Hinayah pada 1 Mei 2026 dengan judul yang serupa.

Tag :