Pikiran Rakyat Garut - Yayasan SEMAK Bersama Generasi Muda Desa Situgede Karangpawitan Bergerak Cegah Perkawinan Anak

Diterbitkan pada Jumat, 05 Juni 2026

PR GARUT – Yayasan Sekretariat Masyarakat Anak (SEMAK) bersama YAPPIKA-ActionAid mengambil langkah nyata dalam melindungi masa depan generasi muda di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Melalui Pelatihan Focal Point Desa yang digelar di Desa Situgede, Kecamatan Karangpawitan, para pemuda setempat kini dipersiapkan menjadi garda terdepan dalam pencegahan perkawinan anak dan peningkatan kesehatan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (11–12 April 2026) ini memberikan pembekalan intensif mengenai isu-isu krusial, mulai dari Kesehatan Reproduksi, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), hingga perlindungan perempuan dan anak.

Ketua Yayasan SEMAK, Agus, menjelaskan bahwa keterlibatan orang muda adalah kunci utama dalam memutus mata rantai persoalan sosial di desa. Menurutnya, pemuda memiliki energi dan kedekatan yang efektif untuk melakukan edukasi sebaya.

"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas orang muda untuk mewujudkan desa sehat. Hal ini tentu memerlukan kolaborasi yang kuat, terutama keterlibatan aktif dari remaja desa itu sendiri," tutur Agus, kepada Pikiran Rakyat Garut, 12 April 2026.

Senada dengan itu, Pemerintah Desa Situgede memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Sekretaris Desa Situgede, Neneng, menilai bahwa pemahaman data dan kondisi riil di lapangan sangat penting sebagai fondasi bagi pemuda dalam mengambil peran.

"Pelatihan ini sangat penting agar anak-anak muda kita memahami kondisi desanya sendiri. Pemahaman tersebut akan menjadi dasar yang kuat dalam menentukan langkah atau kebijakan di masa depan," tambah Neneng.

Pemuda Sebagai Agen Perubahan

Salah satu peserta pelatihan, Alya, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru yang relevan dengan tantangan remaja masa kini. Ia merasa lebih percaya diri untuk menyuarakan isu-isu yang selama ini dianggap tabu. "Kegiatannya seru! Kami jadi lebih paham tentang kesehatan remaja, bahaya perkawinan anak, dan bagaimana peran kami sebagai agen perubahan di lingkungan masyarakat," ungkapnya.

Pasca-pelatihan, para peserta akan bertindak sebagai focal point di Desa Situgede. Mereka diharapkan tidak hanya sekadar memiliki pengetahuan, tetapi juga menjadi titik fokus bagi warga desa dalam: Memberikan edukasi terkait pencegahan perkawinan usia dini.

Mensosialisasikan pentingnya Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)

Menjadi penggerak dalam menciptakan lingkungan desa yang ramah anak dan perempuan. Langkah kolaboratif antara Yayasan SEMAK, YAPPIKA-ActionAid, dan generasi muda Desa Situgede ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Karangpawitan ke arah yang lebih baik.

Artikel yang ditulis oleh Ade Parhan telah di Pikiran Rakyat Garut pada 12 April 2026 dengan judul serupa