ActionAid Merespons Gempa Bumi Suriah dan Turki

Diterbitkan pada | Rabu, 08 Februari 2023

Lebih dari 1200 orang kini telah tewas dan ratusan lainnya terluka setelah gempa berkekuatan 7,8 skala Richter melanda Turki dan Suriah pada Senin, 6 Februari 2023 pukul 1:17:36. Menurut Survei Geologi AS, gempa itu berpusat sekitar 20 mil dari Gaziantep, kota besar dan ibu kota provinsi, tepat di seberang perbatasan dari Suriah. Pusat gempa sedalam 11 mil, dan gempa susulan berkekuatan 6,7 yang kuat bergemuruh sekitar 10 menit kemudian.

Guncangan yang fatal berlangsung sekitar satu menit, dan dirasakan hingga Siprus, Mesir, dan Lebanon dan peringatan tsunami dikeluarkan oleh pihak berwenang di sepanjang pantai negara itu. Tempat terdekat antara lain Sakcagoz (6km), Akdemir (7km), Cerityeniyapan (9km), Çakmak (14km), Bekisli (15km). Provinsi Kahramanmara di Turki adalah yang paling terpengaruh.

Korban tewas dan cedera diperkirakan akan bertambah karena ratusan keluarga masih terjebak di bawah reruntuhan. Hal ini mengakibatkan kehancuran yang meluas dengan ribuan bangunan runtuh di lebih dari 20 kota besar dan kecil.


Racha Nasreddine, Direktur Regional ActionAid Wilayah Arab mengatakan:

‘‘Simpati kami ditujukan kepada keluarga yang telah kehilangan orang yang dicintai dalam gempa dahsyat yang melanda Turki dan Suriah hari ini. ActionAid bekerja keras untuk melakukan kontak dengan mitra kami di Turki dan Suriah untuk memahami dampak di lapangan dan menanggapi krisis. Kami tahu dari pengalaman, perempuan, anak perempuan, dan komunitas yang terpinggirkan selalu paling rentan setelah bencana dan kami ingin memastikan bahwa kebutuhan dasar mereka terpenuhi.”

“Sungguh tragis melihat jumlah korban meningkat karena upaya terus dilakukan untuk memulihkan dan menyelamatkan orang-orang dari reruntuhan. Situasi ini sangat menghancurkan karena mempengaruhi pengungsi Suriah yang telah meninggalkan rumah mereka karena konflik dan menetap di Turki, serta orang-orang terlantar di dalam Suriah. Banyak dari orang-orang ini telah mengungsi berkali-kali dan sekarang gempa ini telah menghancurkan hidup dan mata pencaharian mereka lagi.

Kondisi musim dingin yang keras dan badai besar yang melanda wilayah tersebut membuat misi pemulihan semakin menantang. Orang-orang yang terkena dampak krisis akan menderita dalam kondisi ekstrem tanpa harus pergi kemana-mana, dengan banyak orang keluar ke jalanan pada malam hari.

ActionAid sedang bekerja dengan mitranya di wilayah tersebut untuk segera menilai kebutuhan dan dukungan apa yang diperlukan. Pada contoh pertama kami akan bekerja untuk menyediakan tempat berlindung, makanan, dan pakaian hangat. Kami tahu perempuan, anak perempuan, dan komunitas yang terpinggirkan selalu terkena dampak bencana secara tidak proporsional dan kami akan bekerja untuk mendukung kelompok rentan ini setelah gempa bumi ini.”


Untuk menghubungi Kantor Pers ActionAid: media-enquiries@actionaid.org atau hubungi +44 7586107955.

Racha Nasreddine, Direktur Regional ActionAid Wilayah Arab dan berbasis di Lebanon, tersedia untuk wawancara.


Tentang ActionAid

ActionAid adalah federasi global yang bekerja dengan lebih dari 15 juta orang yang tinggal di lebih dari 40 negara termiskin di dunia. ActionAid ingin melihat dunia yang adil dan berkelanjutan, di mana setiap orang menikmati hak atas kehidupan yang bermartabat dan bebas dari kemiskinan dan penindasan. ActionAid bekerja untuk keadilan sosial dan kesetaraan gender dan pemberantasan kemiskinan.