Diterbitkan pada | Rabu, 07 Januari 2026
Hentikan Serangan Militer Amerika Serikat Hormati Kedaulatan Politik Rakyat Venezuela
Kami, berbagai organisasi dan kelompok serta aktivis pro
demokrasi di Indonesia mengecam tindakan
Amerika Serikat dibawah pemerintahan Donald Trump yang melancarkan serangan
militer ke Venezuela. Disertai dengan penculikan Presiden beserta istrinya
dan rencana pengambilalihan kekuasan di Venezuela. Tindakan tersebut merupakan
pelanggaran secara terang-terangan
atas prinsip dasar perdamaian dunia dan penghormatan atas kedaulatan dan hak penentuan nasib sendiri setiap
bangsa yang tercantum dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Kami menegaskan bahwa rakyat
Venezuela memiliki hak penuh untuk menentukan masa depan politik,
ekonomi, dan sosialnya tanpa intervensi militer atau tekanan dari kekuatan
imperialis mana pun. Embargo ekonomi, serangan bom,
agresi militer, penculikan presiden dan istrinya merupakan bentuk kekerasan
struktural yang merusak kedaulatan rakyat dan telah terbukti tidak pernah
membawa demokrasi atau kesejahteraan, melainkan instabilitas berkepanjangan dan
penderitaan massal.
Sikap menolak agresi dan imperialisme bukanlah posisi yang
berdiri di ruang hampa. Secara historis, Indonesia lahir dari perjuangan
melawan kolonialisme dan imperialisme. Komitmen tersebut tercermin secara jelas
ketika Indonesia menjadi penggagas Konferensi
Asia Afrika tahun 1955, yang menegaskan prinsip anti-imperialisme,
kedaulatan bangsa, dan penolakan terhadap dominasi negara adikuasa atas bangsa
lain.
Kami menuntut Pemerintah
Indonesia untuk bersikap tegas mengecam agresi militer Amerika Serikat dan
menuntut pembebasan Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya Cilia Flores. Kami
mendesak Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menegakkan sanksi kepada
Amerika Serikat atas pelanggaran yang dilakukannya terhadap Prinsip Perdamaian
Dunia.
Dinyatakan pada Aksi di depan Kedubes
AS di Jakarta, 6 Januari
2026
Solidaritas Rakyat Indonesia
untuk Rakyat Venezuela
Perempuan Mahardhika | Seruni | Marsinah.ID |Jaringan Nasional Advokasi
Pekerja Rumah Tangga (JALA PRT) | Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) | World
March of Women
- Indonesia | Building and Wood Workers International
(BWI) AP | FAMM Indonesia | YAPPIKA | Front Pemuda Perjuangan Indonesia (FPPI)
| RAHIMA |Serikat Awak Kapal Transportasi Indonesia (SAKTI) | SINDIKASI | Suara
Muda Kelas Pekerja - Partai Buruh
Narahubung :
Mutiara Ika (082213587565) | Dian Septi (081804095097) | Sari Wijaya
(081298945139)